Petunjuk Teknis Pemanfaatan TIK Dalam Penilaian

Undang-Undang No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional BAB II Pasal 3 berbunyi “Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan Bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis dan bertanggung jawab”. Untuk mencapai tujuan tersebut tidaklah mudah karena tantangan yang lebih besar dengan adanya arus globalisasi di segala bidang kehidupan. Baca lebih lanjut

Petunjuk Teknis Analisis Butir Soal

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 64 ayat (1) menyatakan bahwa Penilaian hasil belajar oleh guru dilakukan secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas. Salah satu tugas utama guru sebagai tenaga profesional adalah menilai dan mengevaluasi peserta didik.
Guru dalam melakukan penilaian dan evaluasi hasil belajar peserta didik membutuhkan instrumen penilaian yang valid dan reliabel agar dapat mengukur dengan baik tingkat pencapaian kompetensi peserta didik. Baca lebih lanjut

Petunjuk Teknis Penulisan Butir Soal

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, khususnya Pasal 63 ayat 1 menyatakan bahwa penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas penilaian hasil belajar oleh pendidik, penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan, dan penilaian hasil belajar oleh Pemerintah. Pasal 64 ayat 1 menyatakan bahwa penilaian hasil belajar oleh pendidik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 63 ayat 1 butir (a) dilakukan secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah
semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas. Baca lebih lanjut

Petunjuk Teknis Pengembangan Portofolio Untuk Penilaian di SMA

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Pasal 22 ayat 1 menyatakan bahwa penilaian hasil pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah menggunakan berbagai teknik penilaian sesuai dengan kompetensi dasar yang harus dikuasai. Teknik penilaian tersebut menurut Pasal 22 ayat 2 dapat berupa tes tertulis, observasi, tes praktek, dan penugasan perseorangan atau kelompok. Selanjutnya, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 tentang stándar proses, bagian lampiran IV tentang penilaian hasil pembelajaran menyatakan bahwa penilaian dilakukan secara konsisten, sistematik, dan terprogram dengan menggunakan tes dan nontes yang salah satunya adalah portofolio. Baca lebih lanjut

Petunjuk Teknis Penyusunan Perangkat Penilaian Psikomotor

Salah satu Kebijakan pemerintah di bidang pendidikan adalah rumusan Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 yang mencakup standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana-prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 Pasal 25 ayat 4 menyatakan bahwa kompetensi lulusan mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Hal ini berarti bahwa pembelajaran dan penilaian harus mengembangkan kompetensi peserta didik yang berhubungan dengan ranah afektif (sikap), kognitif (pengetahuan), dan psikomotor (keterampilan). Baca lebih lanjut

Petunjuk Teknis Penyusunan Perangkat Penilaian Afektif

Standar penilaian berorientasi pada tingkat penguasaan kompetensi yang ditargetkan dalam Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 Pasal 1 ayat 5 dinyatakan bahwa SI adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Selanjutnya SKL menurut Pasal 1 ayat 4 adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Baca lebih lanjut

Petunjuk Teknis Penilaian Lima Kelompok Mata pelajaran di SMA

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 6 ayat 1 menyatakan bahwa kurikulum untuk SMA terdiri atas kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan, kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi, kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani olah raga dan kesehatan, dan kelompok mata pelajaran estetika. Penilaian masing-masing kelompok mata pelajaran tersebut dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan pedoman yang disusun oleh BSNP. Baca lebih lanjut