SMA Dwija Praja Pekalongan Kerja Bakti Bareng Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Menindaklanjuti surat edaran dari pemerintah kota pekalongan yang isinya agar sekolah yang menjadi titik pantu dalam rangka pemenangan adipura kota pekalongan untuk melakukan dan menjaga kebersihan sekolahnya, kepala SMA Dwija Praja melayangkan surat resmi kepada seluruh guru, pegawai dan siswa untuk melakukan kegiatan kebersihan. Dalam surat edaran tersebut disampaikan bahwa semua guru, pegawai dan siswa untuk mengunakan pakaian olah raga setiap hari jumat untuk melakukan kebersihan sekolah.

Lebih lanjut dalam pengarahnnya kepada seluruh guru dan pegawai Tata Usaha kepala sekolah menyampaikan bahwa kebersihan sekolah yang dilakukan jangan hanya semata-mata karena berpartisipasi terhadap pemerintah dalam rangka adipura, tetapi kebersihan sekolah adalah tanggung jawab seluruh warga sekolah yang harus dijaga setiap saat agar kegiatan belajar menngajar menjadi nyaman. Kalau kebersihan yang dilakukan hanya karena untuk mencari penghargaan maka itu artinya kita tidak memiliki kesadaran tentang betapa petingnya kebersihan bagi kenyamanan dan kesehatan kita.

Untuk menjadikan sekolah bersih tentu tidak terlepas dari biaya yang harus dikeluarkan oleh sekolah, oleh karena itu apabila disadari semua akan kondisi sekolah, maka kebersihan akan tetap bisa dijalankan apabila ada kesadaran bersama. Paling tidak satu bulan sekali bersma-sama untuk melakukan kebersihan berssama agar tidak terlalu banyak mengurangi jam mengajar.

Sehubungan dengan lokasi SMA Dwija Praja tidak hanya ditempati oleh SMA, tetapi juga oleh akademi kebidanan harapan ibu, maka kepala sekolah juga melayangkan surat kepada direktur Akademi kebidanan ibu untuk bersama-sama melakukan kebersihan bersama di hari jumat yang ketiga.

Pada hari jumat ketiga, akhirnya kebersihan dilakukkan bersama-sama dengan seluruh civitas akademi kebidanan harapan ibu, tidak terkecuali Direktur Akademi Kebidanan harapan ibu, Dr. Nurdiyah juga ikut bersih-bersih dan menyapu halaman. Mudah-mudahan kebersihan bersama seperti ini bisa kita jalin selalu agar lokasi sekolah maupun kampus tetap bersih.

Kendala yang selama ini dirasakan oleh SMA Dwija Praja adalah kondisi rumput yang cepat tumbuh sementara petugas keberihan halaman yang cukup luas ini hanya ada satu orang. Untuk itu kepala SMA Dwija praja Pekalongan berharap pihak kampus Akbid Harapan ibu bisa membantu juga untuk pemotongan rumput, paling tidak rumput yang tumbuh di depan kelas yang digunakan untuk perkuliahan maupun kantor akademi kebidanan harapan ibu. Hal ini bisa terlaksana apabila pihak Akbid juga memiliki satu orang petugas kebersihan khusus untuk halaman, tentu saja dengan mengangkat petugas khusus kebersihan halaman dan bukan orang yang sama yang dipakai oleh SMA Dwija Praja. semoga ke depan ini menjadi pemikiran dari Akademi Kebidanan harapan ibu Pekalongan.

Dengan adanya kerja sama yang baik ini, Keluarga besar SMA Dwija praja Pekalongan mengucapkan terima kasih kepada Akdemi Kebidanan Harapan Ibu sehingga pelaksanaan kegiatan kebersihan bisa terlaksana dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: