Pengarahan dan Pelepasan Praktik Kerja Lapangan Membuat Peta Batik

Dalam rangka implementasi hasil pembelajaran  keunggulan lokal multimedia, seluruh siswa kelas X pada libur semester satu melaksanakan praktik kerja lapangan selama tiga hari.

Pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya

Sebelum pelaksanaan praktik dilakukan, seluruh siswa mendapat pengarahan dari Dinas pendidikan Kota pekalongan sekaligus penglepasan. Kepala Dinas Pendidikan kota pekalongan yang sedianya akan hadir, karena sesuatu hal akhirnya tidak bisa memberikan pengarahan dan diwakili oleh  pengawas SMA bapak Drs. Edy Sadono, M.Pd.

Pengarahan Oleh Pengawas SMA Bapak Drs. Edi Sadono, M.Pd

Dalam pengarahannya, beliau berpesan agar siswa  benar-benar mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh segala sesuatunya, jangan sampai ketika berada di lapangan justru masih kelihatan tidak siap. Kesiapan ini benar-benar penting karena di saat keluar siswa tidak lagi membawa dirinya sendiri, tetapi membawa lembaga, sehingga kesalahan sedikit saja akan berdampak terhadap nama lembaga yaitu SMA Dwija Praja. Pesan kepala sekolah

Hal ini juga disampaikan oleh bapak Drs. Soegijarto selaku yayasan. beliau menyampaikan agar siswa tidak melakukan hal-hal yang tidak berkenan di masyarakat. Lakukanlah sesuai dengan tujuan, berlakukan sopan dan jangan bersifat memaksa dalam meminta keterangan, dan jangan lupankulo nuwun.

Selanjutnya kepala Sekolah Teguh Sasmito, S.Pd mengingatkan agar siswa melakukan praktikum sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Tugas siswa di lokasi adalah untuk mencari informasi bukan berdiskusi, dan segeralah kembali ke sekolah setelah jam 13.00 untuk melakukan evaluasi dan review pelaksanaan praktikum.

Acara pengarahan dan penglepasan ini juga dihadiri oleh perwakilan Peta hijau dari jakarta  Bapak Endro Catur selakuk motivator kegiatan dan dari Peta Hijau Pekalongan bapak Windy Swandoyo, S.Kom, selaku  konsultan kegiatan praktikum.

Siswa dengan serius mengikuti pengarahan

Adapun tujuan akhir dari praktikum ini adalah siswa mampu berkomunikasi dengan masyarakat melalui metode wawancara dalam hal  mencari data tentang pengusaha, pengrajin, pembuat, maupun penjual batik di kampung batik Kauman. Hasil wawancara kemudian diolah menjadi sebuah database dalam bentuk peta digital 3 dimensi. Perankat lunak yang digunakan dalam pembuatan peta digital adalah kolaborasi antara macromedia flash MX dengan 3D blender.

Selamat bertugas, semoga sukses.

Humas smadp.

Kembali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: