Guru SMA Dwija Praja Pekalongan Ditunjuk BPPT Isi Pelatihan 3D Blender

Dalam  Rangka Migrasi ke Linux dan menjadikan kota pekalongan sebagai kota IT berbasis opensouce, BPPT mengadakan pelatihan program-program gratisan yang diselenggarakan di SMK Negeri 2 Pekalongan. berbagai program gratisan diperkenalkan kepada seluruh peserta yang terdiri dari UPTD di lingkungan kota Pekalongan.

Salah satu program yang diperkenalkan adalah animasi 3D Blender dengan nara sumber Bapak nuryanto, S.Pd (Guru SMA Dwija Praja Pekalongan). Baca selanjutnya…….

__________________________________________________________________

Praktik Digital Recording

Salah satu bentuk materi pembelajaran keunggulan lokal multimedia di SMA Dwija Praja Pekalongan adalah Praktik digital recording. Yaitu siswa dibekali pengetahuan tentang bagaimana proses merekam suara, mengedit suara, mengabungkan suara, menambah suara sampai pada proses menghilangkan beberapa suara yang tidak dikehendaki. Materi digital recording ini terintegrasi pada materi seni musik yang diajar oleh Bapak nuryanto, S.Pd.

Pembelajaran digital recording

Perangkat keras yang digunakan untuk praktik digital recording ini meliputi mikofun, mixer, Personal komputer atau newtbook siswa. Sedangkan perangkat lunak yang digunakan tergantung dari kebutuhan dan kemampuan komputer. Untuk sementara yang digunakan adalah adobe audition dan Cool Edit Pro. Baca selanjutnya….

__________________________________________________________________

SMA Dwija Praja Pekalongan Ikuti Pameran Gelar Inovasi Pendidikan (GIP) di Semarang

Ajang Gelar Inovasi Prestasi dan Penelitian Siswa SMA Jawa Tengah Tahun 2010 yang berlangsung tanggal 8 s/d. 11 Nopember 2010 di Museum Ronggowarsito Semarang menjadi sarana yang tepat untuk mempromosikan Hasil Karya  Siswa dan Siswi Kelas X SMA Dwija Praja Pekalongan yang berupa animasi 2D, animasi 3D, CD tutorial, CD pembelajaran, dan plektop.
Pertanyaan pengunjung jurstru lebih tertuju pada seperangkat alat komputer yang terbungkus triplek dengan dilapisi kain batik yang bertulis Plektop Toyiba. “Mas, ini apa mas, tanya seorang pengunjung kepada siswa yang kebetulan bertugas menjaga Stand”, O, ini kami beri nama Plektop mbak, singkatan dari leptop yang dirangkai dengan triplek, silakan saja coba lalu bandingkan kecepatannya dengan laptop biasa. Baca Selanjutnya……

__________________________________________________________________

Drumband SMA Dwija Praja Meriahkan sambut Tahun Baru 1430 H di kedungwuni

Kabupaten Pekalongan yang memiliki Slogan Kota SANTRI memiliki banyak budaya leluhur yang sampai saat ini masih dipertahankan keberadaannya. salah satunya adalah pawai “oncor” (bambu yang diisi minyak tanah kemudian diberi kain di ujungnya). Pawai “Oncor” ini biasanya dilakukan oleh masyarakat setiap menjelang tahun baru Hijriah.  Karena sebuah budaya yang sudah mengakar kuat di lingkungan masyarakat, biasanya peringatan seperti ini justru  lebih meriah di banding kegiatan perayaan yang lain.

Dalam rangka menyambut datangnya tahun baru 1432 H, setelah melaksanakan do’a akhir dan awal tahun yang dilakukan di masing-masing masjid dan mushalla,  masyarakat Kedungwuni melaksanakan pawai akbar yang diikuti oleh berbagai lembaga pendidikan dan ormas Islam sekitar. Lantunan shalawat oleh peserta pawai menggema diiringi suara rebana.

Baca Selanjutnya ….

__________________________________________________________________

Pengarahan dan Pelepasan Praktik Kerja Lapangan Siswa Kelas X

Dalam rangka implementasi hasil pembelajaran keunggulan lokal multimedia, seluruh siswa kelas X pada libur semester satu melaksanakan praktik kerja lapangan selama tiga hari.

Pembukaan diawali  menyanyikan lagu Indonesia Raya

Sebelum pelaksanaan praktik dilakukan, seluruh siswa mendapat pengarahan dari Dinas pendidikan Kota pekalongan sekaligus penglepasan. Kepala Dinas Pendidikan kota pekalongan yang sedianya akan hadir, karena sesuatu hal akhirnya tidak bisa memberikan pengarahan dan diwakili oleh pengawas SMA bapak Drs. Edy Sadono, M.Pd. Selanjutnya…

__________________________________________________________________

Siwa kelas X SMA Dwija Praja Pekalongan Terima Pelatihan Teknik Wawancara dari Peta Hijau Indonesia

Dalam rangka implementasi materi multimedia yang telah dipelajari selama satu semester, pada liburan semester I seluruh kelas X mendapat tugas praktik lapangan membuat program pemetaan.

Selain harus menguasai program flash dan 3D blender sebagai aplikasi pembuatan program, satu hal yang tidak kalah penting adalah penguasaan siswa dalam pengumpulan data. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui wawancara kepada pengusaha batik di tempat praktikum. Minimnya pengetahuan tentang wawancara tentu akan menjadikan kendala dalam pengumpulan data, oleh karena itu Peta hijau Pekalongan melalui Bapak Wendy Swandoyo menyikapi hal ini dengan meminta bantuan dari peta hijau di jakarta.

Berkat bantuan ibu Silvy dari jakarta, akhirnya peta hijau mengirimkan salah seorang motivatornya untuk memberikan motivasi kepada seluruh siswa kelas X yang hendak melakukan praktikum di kamung batik kauman. Selama sehari penuh, mas Endro Catur yang dikirim dari Jakarta selaku nara sumber memberikan motivasi, dan teknik-teknik wawancara. Baca Selanjutnya…

__________________________________________________________________

SMA Dwija Praja Pekalongan Berbasis Multimedia Serahkan Satu Laptop Satu Siswa

Mulai Tahun Pelajaran 2010/2011, SMA Dwija Praja Pekalongan yang beralamat di jalan sriwijaya no. 7 Kota Pekalongan menerapkan sekolah berbasis komputer multimedia. Sebuah tulisan besar terpampang di depan sekolah adalah sebuah konsekuensi yang harus dilakukan oleh seluruh stakeholder di lingkungan SMA Dwija Praja Pekalongan.

Tidak itu saja, bahkan untuk siswa baru kelas X pada tahun pelajaran 2010/2011 menerima  fasilitas dari sekolah sebuah Netbook 14′, ini tentu sebuah  terobosan yang berani dan luar biasa. dari mana dana untuk membeli netbook .

Baca Selanjutnya…

__________________________________________________________________

Drumband SMA Dwija Praja Pekalongan Tampil Beda di Acara Sampan Ekspo Pekalongan

Dalam rangka Pelaksanaan Sampan Expo 2009, Grup Drumband SMA Dwija Praja Pekalongan tampil berbeda dengan penampilan sebelumnya. Kali ini tidak saja kostum yang digunakan tetapi juga gaya dan model tampilan serta pukulan drumband yang berbeda. Tampilan grumb drumban dari SMA Swasta di Pekalongan ini semakin membuat pengunjung mendekat saat melakukan demosntrasi di hadapan Gubernur Jawa tengah Bapak Bibit Waluyo. Bahkan tepuk tangan dari orang nomor satu di Jawa Tengah kelihatan tidak berhenti hingga grup Drumban di hawah pelatih Nuryanto,S.pd ini meninggalkan arena panggung kehormatan.

Pelaksanaan Sampan Expo 2009 yang dibuka Gubernur Jateng H Bibit Waluyo di kawasan budaya Jetayu, Kota Pekalongan, mampu menarik perhatian relawan dari luar negeri, Gesellschaft Technische Zusammenarbeit (GTZ) Jerman dan Korea International Cooperation Agency (Koica) Korea. Baca selanjutnya…

Humas smadp

__________________________________________________________________

Paduan Suara SMA Dwija Praja Pekalongan meriahkan Hari Olahraga

Dalam rangka hari olahraga kota Pekalongan yang diselenggarakan di pelataran Pemkot Pekalongan, diselenggarkan upacara secara sederhana tetapi hikmat. Dalam upacara tersebut paduan suara dari SMA Dwija Praja Pekalongan tampil memikat seluruh peserta upacara.

Dalam sambutannya walikota Pekalongan mengingatkan agar selalu menjaga kesehatan dengan berolah raga, memelihara kesehatan justru lebih penting dari pada memulihkannya dikala sakit. Baca selanjutnya

__________________________________________________________________

Drumband SMA Dwija Praja Pekalongan meriahkan Hari Jadi Kota Pekalongan

Ribuan warga Kota Pekalongan mengikuti dan menyaksikan karnaval budaya di sepanjang jalan protokol. Ini merupakan serangkaian acara peringatan Hari jadi Kota Pekalongan ke-104.

Karnaval Budaya yang digelar untuk memperingati hari jadi Kota Pekalongan ke 104 dimulai dari Alun-alun Kota Pekalongan Jl. Nusantara. Pawai tersebut diawali para pejabat teras di Kota Pekalongan dengan menaiki kereta kuda, selanjutnya diikuti beberapa drumband dari beberapa sekolah dan ormas. Baca selanjutnya…

__________________________________________________________________

SMA Dwija Praja Pekalongan Pentas di Taman Mini Indonesia Indah

Sejak menjadi juara vokal group dua kali berturut-turut dalam ajang lomba vokal group yang diselenggarakan oleh Askarlo, hampir bisa dipastikan group ini tidak pernah berhenti untuk terus tampil. Bersama dengan tim kesenian Pekalongan di bawah komando dinas pariwisata kota Pekalongan, 11 siswa digladi oleh Bapak Nuryanto dalam rangka pementasan di Taman Mini Indonesia Indah.

Berbeda dengan vokal group yang biasa dimainkan, kali ini Pementasan kali ini Bapak Nuryanto justru membuat sebuah musik komtemporer. Adapun pementasannya nanti justru dalam bentuk sendra tari dengan judul   “Babad Kali Banger”. Baca Selanjutnya…

__________________________________________________________________

SMA Dwija Praja Pekalongan Latih Musik Tradisional Kentongan

Berbeda dengan biasanya, kali ini Nuryanto, S.Pd (Guru Seni Budaya), benar-benar tampil beda dalam melatih siswa-siswanya dalam bermain musik. Hampir tidak ditemui alat musik modern dalam latihan ini. Ya…, karena semuanya menggunakan bambu yang dijadikan kentongan.

Alat musik kentongan biasanya dipakai orang-orang untuk membangunkan orang saur saat bulan puasa, atau  digunakan untuk memangngil warga saat ada bahaya, bahkan untuk mengundang warga kumpulan juga menggunakan alat ini. Baca selanjutnya…

_________________________________________________________________

SMA Dwija Praja Pekalongan Juara 2 Lomba “Dolanan Anak” Tingkat Jawa Tengah

Jamuran….yo ge….ge tok,……jamur opo yo.. ge….ge….tok

Itulah sepenggal syair lagu dolanan anak tempo dulu yang sangat populer dan akan menjadikan bulu kuduk berdiri bagi orang-orang dulu apabila mendengar lagu tersebut saat ini. Lagu itu pulalah yang mengantarkan sekelompok Siswa SMA Dwija Praja berhasil meraih juara 2 Lomba dolanan anak Tingkat jawa tengah di Gombong, kebumen.

Dalam permainan tersebut, seorang anak berada di tengah dan dikelilingi teman-temannya. Kemudian anak di tengah menyebutkan sesuatu untuk ditirukan dalam perbuatan. Baca Selanjutnya….

__________________________________________________________________

SMA Dwija Praja Pekalongan Pertahankan Piala Bergilir Askarlo

Untuk kali kedua, SMA Dwija Praja  Kota Pekalongan menjuarai lomba lagu daerah yang digelar Alumni SMA Negeri I di Jalan Kartini atau sering disebut Askarlo, yang digelar selama empat hari.

Juara kedua dan ketiga diraih SMA Negeri 1 Pemalang dan SMA Negeri 1 Kota Pekalongan. Adapun juara harapan pertama sampai ketiga adalah SMA Negeri 1 Kajen, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Pekalongan, dan SMAN 3 Tegal. Juara favorit diraih SMAN 1 Kota Pekalongan. Baca Selanjutnya …

__________________________________________________________________

Professor Yohanes Surya Motivasi Siswa kelas XII SMA Dwija Praja Pekalongan

Dalam rangka peningkatan sumber daya pendidik di kota Pekalongan, Pemerintah kota Pekalongan melalui Dinas Pendidikan mengadakan Pelatihan untuk guru-guru SD  dan SMP bidang studi IPA dan Matematika. Adapun Pelaksanaan pelatihan untuk guru-guru SD ditempatkan di SMA Dwija Praja, jalan Sriwijaya No. 7 Pekalongan. Nara sumber yang diundang untuk mengisi pelatihan tersebut adalah Professor. Drs. Yohanes Surya, Ph.D.

Professor Yohanes Surya Ph. D adalah seorang fisikawan lulusan William and Mary College Amerika Serikat, Ia juga dikenal sebagai pembimbing TOFI (Tim Olimpiade Fisika Indonesia). Baca Selanjutnya…

__________________________________________________________________

Professor Yohanes Surya Puji karya media pembelajaran SMA Dwija Praja Pekalongan

Dalam rangka memberikan materi pelatihan peningkatan sumber daya guru-guru SD se kota Pekalongan di SMA Dwija praja Pekalongan, di samping berkesempatan memberikan motivasi kepada siswa kelas XII , Professor Yohanes Surya saat berpamitan dengan kepala SMA Dwija Praja Pekalongan Teguh Sasmito, S.Pd berkenan melihat hasil karya media pembelajaran karya SMA Dwija Praja di ruang kepala sekolah. Baca Selanjutnya…

__________________________________________________________________

SMA Dwija Praja Pekalongan terpilih sebagai tempat acara Flexi Go To School

Dalam rangka tour  keliling Indonesia, Program Flexi Go to School memandang Lokasi SMA Dwija Praja Pekalongan sebagai salah satu sekolah di Jawa Tengah yang layak  dan memenuhi syarat untuk digunakan dan ditempati untuk melaksanakan acara Flexi Go To School.

Setelah dilakukkan pembicaraan antara pihak IO dengan wakasek kesiswaan terhadap pelaksanaan Flexi Go To school, dengan segala resiko dan akibatnya akhirnya diputuskanlah SMA dwija praja sebagai salah satu tempat untuk acara Flexi Go To School. Baca Selanjutnya ….

__________________________________________________________________

SMA Dwija Praja Pekalongan Juara 1 Lomba Vocal group ASKARLO ke 1″

SMA Dwija Praja Pekalongan memenangkan ajang perlombaan vocal group yang diselenggarakan oleh perkumpulan Alumni SMA Kartini Pekalongan yang disngkat dengan ASKARLO. Perlombaan yang diselenggaran tingkat karesidenan ini berlangsung meriah di Dupan Mall Pekalongan. Pelaksanaan lomba berjalan begitu meriah, dan tampak wajah tegang dari beberapa peserta lomba termasuk pelatih yang mendampingi.

Satu persatu peserta finalis tampil ke panggung untuk menunjukkan kehebatan masing-masing di depan juri dan penonton. Baca Selanjutnya…

__________________________________________________________________

SMA Dwija Praja Pekalongan Juara 1 e-learning Award 2007 kategori “The Best learning materials”

Bidang teknologi informasi (TI) identik dengan kemajuan dan kecanggihan. Namun ternyata, kemajuan dan kecanggihan itu tak melulu milik nama-nama besar. Setidaknya itulah yang terbukti dari ajang e-Learning Award 2007 hasil kerja sama Pustekkom Depdiknas dengan SWA.

Lihat saja. Nama Universitas Terbuka (UT) mesti diakui bukanlah favorit anak-anak SMA zaman sekarang sebagai tambatannya untuk melanjutkan studi. Toh kenyataannya, di ajang ini UT muncul sebagai yang terbaik di kategori Best Online Learning (subkategori non-perusahaan) mengalahkan nama-nama perguruan tinggi beken.

Malah, di kategori Best School Website, tiga peringkat pertama tidak diduduki sekolah dari kota metropolitan Jakarta, melainkan dari Surabaya dan Karawang. Masih belum cukup? Di kategori Best School’s Project (Learning Materials), pemenang pertamanya hanyalahh sebuah SMA dari Pekalongan, yakni SMA Dwija Praja Pekalongan; diikuti di peringkat kedua oleh SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang. Hebatnya, keduanya mengungguli Universitas Gunadarma yang duduk di peringkat ketiga. Lalu, ke mana sekolah-sekolah top dari kota-kota besar itu? Baca Selanjutnya…

__________________________________________________________________

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: