Panduan Pelatihan Kewirausahaan (Bahan Pelatihan Untuk Calon Wirausaha)

Kebijakan pembangunan pendidikan nasional diarahkan untuk mewujudkan pendidikan berkeadilan, bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat baik lokal, regional, nasional maupun global, sehingga mampu membangun insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif.
Guna mewujudkan tujuan tersebut, penyelenggaraan pendidikan nasional bertumpu pada tiga tema, yaitu: 1. Pemerataan dan perluasan akses, 2. Peningkatan mutu, relevansi dan daya saing, dan 3). Peningkatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan public. Selain hal itu juga mendasarkan pada aspek ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, kesetaraan dan keterjaminan.
Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal, sebagai salah satu unit Utama Departemen Pendidikan Nasional, dalam menindak lanjuti ketiga tema dan aspek tersebut di bidang pembinaan kursus dan kelembagaan, mengembangkan program Pendidikan Kewirausahaan Masyarakat (PKM) yang terintegrasi dengan Program Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH) yang selama ini dianggap mampu memberikan kontribusi yang positif terhadap upaya penanggulangan pengangguran dan pengentasan kemiskinan akan terus menjadi prioritas. Program ini merupakan implementasi amanat Undang-undang nomor 20 tahun 2003 pasal 26 ayat 5 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa kursus dan pelatihan diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu kursus dan pelatihan bukan sekedar memberikan keterampilan untuk mencari pekerjaan tetapi diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
Program PKM merupakan hal penting yang perlu mendapatkan perhatian kita bersama. Karena melalui program ini diharapkan akan muncul para wirausahawan yang mampu menciptakan peluang-peluang kerja baru, menghasilkan produk barang dan/atau jasa yang kreatif dan inovatif yang memiliki nilai ekonomis dan mampu memberdayakan potensi lokal, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan demikian pendidikan kewirausahaan akan menjadi program unggulan dalam setiap jenjang pendidikan nonformal, khususnya kursus dan pelatihan, seperti: 1) peningkatan kapasitas lembaga kursus dan pelatihan (LKP) dan organisasi mitra; 2) penyusunan standar kompetensi, kurikulum berbasis kompetensi, dan bahan ajar; 3) sertifikasi kompetensi; 4) pemberian beasiswa; 5) pelaksanaan berbagai lomba, penghargaan, dan penilaian kinerja; dan 6) pengembangan sistem informasi.

Untuk mengetahui selebihnya, silakan Download

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: